Silaturahmi Digital Apakah Mengurangi Esensi Idul Fitri?, Yuk simak!
Tinjauan sosiologis dan islami mengenai silaturahmi digital via video call dan chat. Apakah esensi Idul Fitri tetap terjaga di era modern?.
Silaturahmi Digital Apakah Mengurangi Esensi Idul Fitri?, Yuk simak!
Silaturahmi Digital: Apakah Mengurangi Esensi Idul Fitri? Tampilan Ucapan Lebaran Digital. Silaturahmi Digital Antara Kemudahan Teknologi dan Kedalaman Hati Dahulu, silaturahmi Idul Fitri identik dengan perjalanan jauh, debu jalanan, dan jabat tangan yang hangat. Kini, di tangan Milenial dan Gen Z, momen maaf-memaafkan sering kali berpindah ke layar kaca berukuran 6 inci. Lewat video call , stiker WhatsApp, atau unggahan Instagram, jarak ribuan kilometer seolah terlipat dalam hitungan detik. Namun, muncul sebuah diskursus penting: Apakah pergeseran ini mengurangi esensi dari silaturahmi itu sendiri? Esensi Silaturahmi: Menyambung yang Terputus Secara etimologi, silaturahmi berasal dari kata shilah (menyambung) dan ar-rahim (kasih sayang). Fokus utamanya adalah terpeliharanya hubungan kasih sayang, bukan sekadar pertemuan fisik. Dalam perspektif sosiologis, teknologi berfungsi sebagai "jembatan penghubung" yang mengatasi kendala ruang dan waktu. Islam adalah agama yang luwes ( samhah )…